Kamis, 28 April 2011

Kamis, 27 Mei 2010

Makanan Alami Penurun Kolesterol

Makanan Alami Penurun Kolesterol

Editor's rating

Average user rating

   (0 vote)

Views

4283    

Favoured

31



UNTUK MEMPEROLEH MANFAAT dari buah dan sayur secara optimal, perlu diperhatikan cara pengolahan, lama pemasakan, dan panas yang digunakan, agar zat penting yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Begitu pula dalam mengupas buah, sebaiknya tidak terlalu banyak bagian kulit yang dibuang karena di sekitar permukaan kulit banyak terkandung vitamin dan mineral penting. Beberapa buah bahkan dianjurkan untuk dimakan bersama kulitnya, seperti apel, jambu biji, dan pir. Buah dan sayur secara alami tidak banyak mengandung lemak dan bebas kolesterol. Hanya durian dan alpukat yang memiliki kadar lemak.


ALPUKAT

Walau mengandung lemak cukup tinggi, alpukat dapat menurunkan kolesterol darah. Pada responden yang mengonsumsi 1-1,5 buah alpukat per hari, kadar kolesterolnya turun dari 236 menjadi 217. Sebaiknya alpukat dikonsumsi tanpa menambahkan bahan penyerta yang justru akan meningkatkan kadar lemaknya.


ANGGUR

Anggur yang mengandung zak pektin cukup tinggi juga berpotensi menurunkan kadar kolestero/ dalam darah. Zat ini bermanfaat dalam mengatasi penyumbatan aorta. Mengonsumsi buah anggur setiap hari, cukup memperoleh manfaat yang diharapkan.


KEDELAI

Semua makanan yang berbahan dasar kedelai, baik untuk kesehatan. Berbagai produk kedelai membuktikan bahwa makanan tersebut dapat mengurangi kadar kolesterol. Kenyataan membuktikan, setelah 1 %-3 bulan mengganti protein hewani dengan protein kacang kedelai, kadar kolesterol darah rata-rata menurun hingga 9,3 persen. Para ahli yakin, mengonsumsi protein kedelai antar 31-47 gram setiap hari, mampu menekari konsentrasi kolesterol serum dan kolesterol LDL secara nyata. Namun, kemampuan protein kedelai untuk menurunkan tergantung kadar kolesterol awal seseorang. Mereka yang kadar kolesterolnya rendah (di bawah 250 mg/dL) , mengonsumsi protein kedelai hampir tidak ada pengaruhnya.

 

Dibanding kedelai mentah, hasil olahan seperti tempe memiliki nilai lebih. Selama proses fermentasi dari kedelai menjadi tempe, terjadi produksi enzim fitase oleh kapang tempe (Rhizopus sp). Enzim ini memecah fitat yang bersifat merugikan (mengikat beberapa mineral sehingga tidak dapat dimanfaatkan tubuh secara optima). Tempe mengandung antioksidan yang dapat menghambat oksidasi kolesterol LDL darah dan intitrasi lemak atau LDL teroksida ke dalam jaringan pembuluh darah. Ini dapat mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah yang memicu timbulnya penyakit jantung koroner.

 

BAWANG PUTIH

Bawang putih disebut sebagai multi vitamin alami, Pada bawang putih terdapat berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B, C, kalsium, zat besi, potasium, selenium, karoten, dan masih banyak lagi. Bahkan minyak allyl disulfida yang baik untuk menghilangkan jerawat, terkandung dalam bawang putih. Kandungan lain di antaranya allicin, alliin, fitosterol, dan belerang. Louis Pasteur menyatakan bahwa bawang putih mengandung zat antibiotik dan antimikroba, antibakteri, antivirus, dan antijamur, terutama untuk melawan jamur candida, yang biasa mehyerang organ reproduksi wanita.

 

Selain itu, bawang putih juga baik untuk menurunkan kolesterol darah yang merupakan salah satu faktor terjadinya aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), mengurangi kemungkinan terjadinya penggumpalan darah yang bisa mengakibatkan penyumbatan. Suatu kajian di Eropa menyimpulkan, mengkonsumsi satu butir bawang putih setiap hari, dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 9%. Hanya saja, komponen aktif tersebut akan menjadi lebih baik bila melalui proses pemanasan, karena selama proses pemasakan, struktur sel bawang putih akan pecah. Pecahan dari alliin tersebut akan diubah menjadi allicin, membentuk ajoene dan komponen sulfida lain. Ajoene sendiii sarna fungsinya dengan aspirin yang menghambat penumpukan gumpalan darah. Sedangkan komponen sulfida lainnya sangat efektif sebagai antiradikal bebas dan antioksidan.

Bawang putih yang sudah mengatami proses pemasakan mengandung sedikit bahan yang bersifat iritasi dan allicin yang bersitat toksik. Itulah sebabnya, mengonsumsi bawang putih lebih efektif bila sebelumnya dipanaskan terlebih dahulu.


TEH HIJAU

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan senyawa politenol pada daun teh hijau dapat mencegah terbentuknya tumor. Mengonsumsi teh hijau dapat mengurangi kadar kolesterol serta konsentrasi trigliserida darah. Pada konsumsi yang cukup tinggi, dapat meningkatkan kadar HDL (koJesterol baik).


IKAN LAUT

Makanan laut merupakan sumber mineral terbaik bagi manusia. Pada ikan laut, mikromineral terpenting adalah selenium. Bersama vitamin E, zat ini .berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah proses oksidasi asam Jemak tak jenuh dalam tubuh. Ikan laut juga kaya asam lemak tak jenuh omega-3 yang mampu menurunkan kolesterol darah. Hasil penelitian pada 53 orang yang melakukan diet lemak ikan laut yang mengandung asam lemak omega-3 sekitar 8 gram per hari selama tiga minggu, terjadi penurunan kadar.kolesterol LDL dan trigliserida plasma dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Selain mencegah penyakit jantung, ikan laut baik untuk mengatasi penyakit asma, diabetes melitus, mengurangi gejala rematik, dan menurunkan aktivitas sel-sel kanker.

SISI BAlK DARI KOLESTEROL

Berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh kolesterol sering tidak bisa diajak kompromi, misalnya penyakit jantung, batu empedu, atau kelainan metabolisme di dalam tubuh. Dengan alasan kesehatan, banyak orang menghindari konsumsi makanan berkoJesterol tinggi seperti daging berlemak, jerohan, otak, teJur, dan produk olahan susu. Sesungguhnya pengaruh kolesterol tidak selalu buruk bagi kesehatan, ada sisi baik yang patut diketahui secara jelas.

 

Dalam fungsi organ tubuh, kolesterol mengambil peran penting dalam menyusun empedu darah, jaringan otak, serat saraf, hati, ginjal, dan keJenjar adrenalin. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon steroid (progestron, estrogen, testosteron, dan kortisol). Semua hormon tersebut diperlukan untuk mengatur fungsi dan aktivitas biologi tubuh. Hasil penelitian Universitas Erasmus-Belanda menyebutkan, kolesterol berfungsi membawa serotonin ke otak (serotonin adalah senyawa kimia yang sangat diperlukan otak). Depresi berat kaitannya dengan kadar serotonin. Artinya, jika kadar kolesterol dalam tubuh sangat rendah maka serotonin yang sampai ke otak jumlahnya sedikit, dan dapat memicu timbulnya perasaan depresi, perilaku kasar, bengis, bahkan perasaan ingin bunuh diri.

 

Pada bayi dan anak balita kolesterol sangat dibutuhkan (kolesterol salah satu senyawa penyusun membran sel otak). Jika kadar kolesteroJ mereka sangat rendah, kecerdasannya pun terganggu. Jadi, sebenarnya kolesterol bukanJah musuh yang harus diperangi secara tuntas. Jika jumlahnya berlebih, kolesterol juga bukan sahabat. Hal terbaik adaJah mengonsumsi kolesterol dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak Jebih.

MENGENDALIKAN KOLESTEROL

Kadarkolesterol darah yang terkendali merupakan kunci bagi pencegahan penyakit kardiovaskuler (PKV). HaJ-hal yang sangat dianjurkan:

1. Makanlah ikan laut paling tidak dua kali dalam seminggu. Ikan laut mengandung asam omega-3 yang penting untuk melindungi jantung dan pembuluh darah. Jika makan daging ayam sebaiknya tanpa kulit dan daging sapi tanpa lemak.

2. Kurangi produk susu tinggi lemak, seperti cream cheese, hard cheese, mentega, dan susu full cream. Produk susu rendah lemak di antaranya yoghurt dan susu tanpa Jemak.

3. Berhati-hatilah terhadap lemak tersembunyi yang ada di dalam makanan, seperti kukis, pastry, dan aneka kue lain.

4. Kurangi penggunaan minyak dalam pengolahan makanan. Sebaiknya. dengan cara dipanggang, dikukus, dan direbus .

5. Jika terpaksa harus menggoreng, gunakan minyak tidak jenuh, seperti minyak olive, canola, kedelai, atau jagung. Jangan menggunakan minyak goreng berulang-ulang karena dapat memicu timbulnya radikal bebas yang berdampak buruk pada kesehatan. .

6. Makan lebih banyak sayur dan buah-buahan. Bayam, brokoli, dan sayuran daun yang berwarna hijau gelap mengandung lutein yang dapat. menurunkan kadar kolesterol

Published in : Penyakit Dalam, Penyakit Jantung

 


Selasa, 27 April 2010

Berbaris-baris di akhirat ?

Bila anda ingin tahu kisah berbaris-baris golongan-golongan manusia di akhirat nanti silahkan download di alamat ini http://www.ziddu.com/download/6362550/BangkitBerbaris-barisAnNaba18.doc.html

Rabu, 03 Februari 2010

Apa pengaruh KOLESTEROL

Memahami dampak kolesterol

Oleh Dr. Budiana SpPD *

KOLESTEROL sudah sangat sering didengar di telinga oleh sebagian besar masyarakat. Umumnya kolesterol hanya dihubungkan dengan pandangan negatif. Selain itu lazimnya terdapat anggapan bahwa kelebihan kolesterol hanya dihubungkan dengan makanan berlemak. Hal ini memang tidak salah, tetapi bila sumber kolesterol dalam darah hanya dianggap bersumber dari asupan makanan, maka ini merupakan anggapan yang salah.

Sebenarnya kolesterol merupakan salah satu molekul biologis yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Senyawa lemak komplek ini memiliki beberapa fungsi penting seperti membuat hormon seks dan adrenalin serta membentuk dinding sel. Oleh karena tubuh memang membutuhkannya, maka kolesterol secara terus-menerus dibentuk atau disintesis di dalam hati. Bahkan 70% kolesterol dalam darah merupakan hasil sintesis dalam hati, sedangkan sisanya 30% merupakan sumbangan asupan makanan. Selama jumlah kolesterol, baik hasil sintesis maupun yang bersumber dari makanan masih seimbang dengan tingkat kebutuhan, maka tubuh akan tetap sehat. Namun dengan perkembangan pola hidup masyarakat yang cenderung banyak mengonsumsi makanan berlemak, maka tingkat asupan kolesterol menjadi lebih tinggi dari tingkat kebutuhannya.

Asupan makanan dengan kandungan kolesterol tinggi yang berlangsung secara terus-menerus berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Kelebihan kolesterol (hiperkolesterolemia) inilah yang menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan.

Apakah kolesterol itu?

Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan dan berupa seperti lilin yang diproduksi oleh tubuh kita, terutama di dalam hati. Fungsi kolesterol bagi tubuh adalah untuk membuat: hormon seks (penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual), hormon korteks adrenal (penting pada metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh), vitamin D (untuk menyerap kalsium dalam tubuh), garam empedu (membantu usus menyerap lemak).

Secara umum, jika kita periksa kolesterol (profil lemak) di laboratorium akan mendapatkan hasil sebagai berikut: kolesterol total, HDL (high density lipoprotein), LDL (low density lipoprotein), dan trigliserid. Namun dalam kaitannya dengan kesehatan, HDL dan LDL merupakan dua komponen yang paling utama untuk diperhatikan. Hal ini berhubungan dengan aterosklerosis.

Kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserid

Kolesterol adalah salah satu turunan lemak yang beredar dalam darah kita. Tubuh memproduksi kolesterol dari sel sel tubuh, hati juga menghasilkan sekitar 1 gr/hari. Selain itu tubuh juga mendapatkan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari, terutama dari kuning telur, kerang-kerangan seperti udang, kepiting, jeroan (usus, babat, hati, limpa, otak, ginjal, dan jantung) serta makanan yang berasal dari susu (mentega, keju). Kolestrerol ini dalam jumlah terbatas sangat penting untuk kesehatan tubuh. Hanya saja bila jumlahnya sampai berlebihan akan menimbulkan hiperkolesterolemia. Sebaiknya kadar kolesterol dalam darah tidak lebih dari 200 mg/dl.

HDL kolesterol sering disebut sebagai kolesterol baik. Sementara LDL kolesterol yang mengangkut paling banyak kolesterol dalam darah dan cenderung mengendap di dalam arteri disebut sebagai kolesterol jahat. HDL mengangkut kolesterol lebih sedikit dan mampu membawa kelebihan kolesterol jahat di pembuluh arteri untuk dibuang. Jadi HDL mencegah kolesterol mengendap di arteri dan mencegah aterosklerosis (pengapuran pembuluh darah). Dalam kolesterol total, jumlah HDL hanya sekitar 25 %. Untuk itu, batas normal HDL adalah 40-45 mg/dl bagi laki-laki dan 45-55 mg/dl bagi wanita.

Trigliserid adalah sejenis lemak. Sebagian besar lemak tubuh kita berbentuk trigliserid. Seperti kolesterol, pada tingkat normal trigliserid bersifat positif terhadap kesehatan. Namun dari hasil penelitian menunjukkan kalau kadar trigliserid meningkat, maka bisa memicu timbulnya penyakit jantung, terutama pada wanita yang kelebihan berat badan, punya tekanan darah tinggi dan menderita diabetes melitus. Tingginya trigliserid sering disertai dengan HDL rendah. Kesatuan dari ketiga faktor trigliserid, HDL, obesitas kaitannya dengan sakit jantung dinyatakan dengan sindrom metabolik. Dulu tingkat trigliserid di bawah 500 mg/dl tidak dianggap berbahaya. Namun Asosiasi Jantung Amerika menetapkan agar kadar trigliserid sebaiknya di bawah 150 mg/dl dan lebih baik lagi kalau di bawah 100 mg/dl.

Kolesterol dan aterosklerosis

Aterosklerosis adalah mengerasnya timbunan lemak pada dinding arteri, berasal dari bahasa Yunani ather (bubur= timbunan lemak lembek seperti bubur) dan scleros (keras). Akibat ateroslerosis ini menyebabkan rusaknya dinding arteri, sehingga mengganggu jalannya aliran darah ke otot jantung dan organ tubuh lain yang bisa mengakibatkan serangan jantung. Proses aterosklerosis sebenarnya sudah dimulai sejak masa kanak-kanak, seiring dengan meningkatnya konsumsi makanan, terutama makanan siap saji (junk food). Bahkan bayi usia tiga bulan saja mulai terkena. Masa remaja bisa diperkirakan sebagai masa kepastian penyakit ini terjadi. Sebenarnya ada dua faktor lain yang menyebabkan aterosklerosis ini selainkolesterol yaitu, tekanan darah tinggi dan merokok.

Kolesterol dan stroke

Kelebihan kadar kolesterol, khususnya LDL kolesterol dalam jangka panjang akan menyebabkan akumulasi yang bertambah banyak dari aterosklerosis yang pada level tertentu akan membentuk gumpalan darah yang disebut trombus. Gumpalan ini akan membesar secara cepat sehingga menutup lubang arteri dan menghentikan aliran darah ke jantung atau otak. Bila yang tersumbat arteri ke jantung maka terjadi serangan jantung, sedangkan bila yang tersumbat arteri ke otak maka terjadi stroke.

Seperti telah dijelaskan bahwa LDL kolesterol merupakan penyebab langsung terjadinya aterosklerosis. Oleh karena itu penurunan kadar LDL kolesterol akan mengurangi risiko aterosklerosis dan secara otomatis akan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sementara itu HDL kolesterol yang bersifat anti aterosklerosis merupakan faktor yang bisa mengurangi penyakit jantung dan stroke. Dengan semakin tingginya kadar HDL maka risiko penyakit jantung akan semakin kecil.

Kolesterol dan obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah penumpukan lemak tubuh yang melebihi batas normal. Pada dasarnya kegemukan merupakan penimbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Jumlah lemak normal pada laki-laki dewasa rata-rata berkisar 15-25% dari berat badan total dan wanita sekitar 20-25%. Jumlah lemak pada tubuh seseorang umumnya meningkat sejalan dengan bertambahnya usia, terutama disebabkan melambatnya metabolisme dan berkurangnya aktivitas fisik.

Umumnya laki-laki sehat memiliki kadar lemak lebih rendah dibandingkan wanita. Orang gemuk sebagian besar menyimpan lemaknya di bagian perut dan selebihnya di bagian pinggul atau paha. Pada umumnya orang gemuk memiliki kadar trigliserid tinggi dan disimpan di bawah kulit. Perlu diperhatikan bahwa simpanan trigeliserid ini merupakan bahan utama pembentukan VLDL (very low density lipoprotein) dan LDL di hati yang akan masuk ke dalam cairan darah. Berkaitan dengan ini, maka kegemukan cenderung menjadi penyebab meningkatnya kadar kolesterol total, VLDL, dan LDL kolesterol.

Kolesterol dengan keturunan

Penelitian kedokteran menunjukkan bahwa berbagai penyakit mempunyai hubungan dengan keturunan. Dalam kaitan dengan keturunan, kadar lemak yang abnormal dikenal dengan : familial hiperkolesterolemia, hipo HDL, familial hipertrigliserid. Kejadian ini biasanya ditandai dengan kadar kolesterol total sampai diatas 400 mg/dl atau kadar HDL di bawah 35 mg/dl pada usia yangrelatif muda dalam satu keluarga, meskipun pada orang ini justru rajin berolah raga, pola makan kaya serat, jarang mengonsumsi lemak hewani, dan tidak merokok.

Kolesterol dan jenis kelamin

Berdasarkan jenis kelamin, pada laki-laki sampai usia sekitar 50 tahun memiliki risiko 2-3 kali lebih besar dibandingkan dengan wanita untuk mengalami aterosklerosis oleh kolesterol. Pada wanita usia di bawah 50 tahun atau setelah menopause (mati haid), memiliki risiko yang sama dengan laki-laki. Masa premenopause, wanita dilindungi oleh hormon estrogen sehingga dipercaya mencegah terbentuknya aterosklerosis. Estrogen dalam kaitan dengan kolesterol bekerja dengan cara meningkatkan HDL dan menurunkan LDL pada darah. Setelah menopause, kadar estrogen pada wanita akan menurun, risiko hiperkolesterol dan aterosklerosis akan menjadi setara dengan laki-laki.

Bagaimana mencegahnya?

Untuk mencegah peningkatan kadar kolesterol darah, beberapa tindakan dapat dicoba dilakukan, yaitu dengan mengubah gaya hidup dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti memperbanyak buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Aktif berolah raga sesuai usia, dan tidak merokok.

Kebiasaan merokok menyebabkan menurunnya kadar HDL kolesterol seseorang. Namun bila modifikasi pola hidup tidak berhasil, sebaiknya konsultasikan ke dokter dan bisa diberikan terapi obat penurun kolesterol. Biasanya obat yang direkomendasikan antara lain dari golongan statin dan golongan fibrat, tergantung jenis abnormal apakah dari kolesterol atau trigliseridnya.

Perlu untuk diketahui pengobatan hiperkolesterol harus dilakukan dengan disiplin ketat dan teratur dalam waktu yang panjang. Bahkan pada pasien hiperkolesterol oleh faktor keturunan, kemungkinan konsumsi obat sampai seumur hidup. Terlebih lagi bila penderita tidak mengubah gaya hidupnya.

* Penulis, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Atambua


Tags: kolesterol
Prev: cancer
Next: DIET UNTUK PENYAKIT HATI

Minggu, 27 Desember 2009

Pertanyaan sekitar Manajemen Proyek

Apa yang melatarbelakangai

pentingnya Keahlian seseorang

didalam Manajemen Proyek?

Maraknya globalisasi, diberikannya anggaran/budget yang lebih ketat, persyaratan waktu pelaksanaan yang lebih pendek, penyediaan sumberdaya terbatas yang menjadikan kompetisi ketat dalam industri

hingga memaksa para pelaku harus dapat

menemukan cara-cara baru untuk menjalankan

bisnisnya.

Pentingnya dalam memilih dengan pendekatan yang  fleksibel dan selalu tanggap terhadap

persyaratan/permintaan pelanggan yang selalu

berubah, dengan kata lain, untuk menguasai bisnis

yang akan datang seorang pelaku bisnis harus

mampu menghasilkan suatu produk dengan

menggunakan waktu yang lebih cepat, lebih murah,

dan kualitas yang lebih unggul dibanding dengan

produk yang dihasilkan pesaingnya.

Project disini dipakai sebagai salah satu “strategic

tool” untuk mendukung pencapaian sasaran dan

mengalahkan para pesaing bisnisnya.

Project Management method memungkinkan kita

untuk lebih berfokus pada prioritas,

mengawasi”performance”, mengatasi masalah dan

melakukan penyesuaian terhadap perubahan.

Demikian pula metode ini memberikan kepada kita

lebih banyak pengendalian/control dan menyediakan

berbagai “tools and techniques” yang telah teruji

dalam membantu seorang Manajer Proyek dalam

memimpin tim-tim proyek guna mencapai sasaranya

sesuai waktu dan anggaran yang telah ditetapkan.

Untuk itu keahlian seseorang didalam manajemen

proyek sangat penting karena issue isue di proyek

bisa menjadi kacau/messy dan tidak

nyaman/uncomfortable. Penting bagi seorang

Manajer Proyek mengerti terhadap issue issue orang

yang dapat merintangi kesuksesan proyek

khususnya didalam memenuhi persyaratan waktu

dan anggaran. Pencapaian kepuasan pelanggan juga

dapat membahayakan bila persyaratan

scope/lingkup dan quality/mutu tidak dapat dicapai.

Sebagai seorang Manajer Proyek harus bisa

mengembangkan dan memiliki keahlian yang terukur

yang akan membawa suksesnya proyek dengan

timnya.

Dengan dilengkapi keahlian tidak hanya membawa

nilai tambah pada perusahaanya akan tetapi juga

secara individu akan mendapatkan rasa kesenangan

dalam menyelesaikan tugas tugasnya seperti

mengelola karirnya secara proaktif.

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS

What is background of the

importance of one’s skill in Project

Management?

The crowd of globalization, the giving of more

tighten budget, shorter performance time

requirement, limited resources availability that

make tight competition in the industry so it forces

the businessmen must find new ways on running

their business.

The importance in choosing with flexible approach

and always responsive to requirement/request of

the customer that always changes, in other words,

to dominate future business, a businessman must

be able to produce a product by using faster time,

cheaper, and better quality to be compared with

the product produced by his competitor.

The project here is used as a “strategic tool” to

support the target and beat his business

competitor.

Project Management method enables us to more

focus on priority, to supervise “performance”, to

overcome problem and make adjustment toward

changes. This method also gives us more control

and provides many “tools and techniques” that

have been put to a test in assisting a Project

Manager in leading project teams in order to

achieve their target in accordance with time and

budget that has been decided.

Therefore, one’s skill in project management is

very important because the issues in the project

may be messy and uncomfortable. It is important

for a Project Manager to understand the issues of

the people that can resist the project to succeed

especially to meet time and budget requirements.

Customer satisfaction achievement can also be

dangerous if scope and quality requirements

cannot be achieved.

As a Project Manager, he must be able to develop

and has measurable skill that will bring the project

into success with his team.

Completed with skills, not only bring added value

to his company but also will individually get

happiness in completing his works as well as to

manage his career proactively.

23

Cleland (1999) mencatat bahwa banyak keahlian

diperlukan untuk mensukseskan proyek seperti

kemampuan berkomunikasi, bekerja dengan tim,

melakukan negosiasi, dan mendengarkan.

Baru baru ini manajemen konsultan dan pengarang

Peters (2004) bilang bahwa pada saat ini keahlian

seseorang yang menentukan suksesnya organisasi

meningkat. Dari perpektif profesi melihat bahwa

manajemen proyek sukses adalah 80 % art

(keahlian seseorang) dan 20 % nya lagi science-or

technology-based.

Sayangnya, banyak yang berprofesi dibidang

manajemen proyek belum mendapatkan training

keahlian seperti yang dipersyaratkan pada proyek

yang mengharapkan sukses.

Mengapa Keahlian seseorang menjadi

penting?

Sebab ada 9 alasan dan trend yang menunjukkan

kebutuhan saat ini bagi para profesional harus

memiliki keahlian khusus untuk menghadapinya al.:

1. Adanya Pensiklusan dan pentahapan yang

disesuaikan dengan sifat proyek.

2. Trend organisasi menjadi lebih memilih projectbased.

3. Meningkatnya kompleksitas proyek.

4. Perusahaan banyak yang memperkecil dan

melakukan outsourcing.

5. Meningkatnya perubahan yang menuju pada

persyaratan global.

6. Tantangan terhadap kepemimpinan pada

struktur manajemen matrik.

7. Meningkatnya tim dan penugasanya.

8. Peran Manajer Proyek sebagai agen perubahan

organisasi.

9. Penggunaan seorang ahli sebagai risk

management strategy.

Adakah pengetahuan dasar yang

harus dimiliki Seseorang Manajer

Proyek?

Ada yaitu mengetahui secara Philosophy tentang

proyek, manajemen proyek, pengetahuan yang

harus dikuasai, mengetahui apa yang diperlukan

industri, penggunaan standar dan bagaimana kalau

manajemen proyek tidak ditrapkan dan harus

kemana keahliannya dapat diakui secara tertulis dan

mendapatkan perlindungan.

Cleland (1999) notes that many skills needed to

bring the project into success such as

communication ability, teamwork, negotiation and

listening. Currently consultant management and

author Peters (2004) says that now one’s skill that

determines the organization’s success is increasing.

From the professional perspective, seeing that the

success of project management is 80% of art

(one’s skill) and 20% is science-or-technologybased.

Unfortunately, many who have profession in the

field of project management have not get skill

training yet as required in the project that expected

be success.

Why are people skills so

important?

Nine reasons and trends clearly establish a

current need for project professional to have

strong, specialized people skills :

1. The cyclical and stage nature of project

2. The trend in organizations to become more

project-based

3. An increase in project complexity

4. The continual downsizing and outsourcing

underway in many organizations

5. An increasing movement toward a customer

–driven world

6. The challenges of leading in a matrix

management structure

7. The increasie of virtual teams and a

distributed workplace

8. The role of project managers as

organizational change agents

9. The use of people skills as a risk

management strategy.

Is there any basic knowledge that

must be possessed by a Project

Manager?

Yes, there is, namely to know

philosophically about the project, knowledge that

must be mastered, to know what is needed by the

industry, standard use and how is project

management is not applied and where to go so his

skill can be acknowledged in writing and to get

protection.

24

Apakah Proyek itu?

Menurut Buku Panduan PMBOK (a guide to the

Project Management Body of Knowledge) edisi 2004

terbitan PMI-USA adalah :

Suatu usaha sementara yang dilaksanakan

untuk menghasilkan suatu produk atau jasa

yang unik.

Atau dapat diartikan bahwa setiap proyek memiliki

tanggal mulai/start dan selesai/ finish yang

tertentu/definitive (sementara). Sedangkan arti

unik disini adalah produk atau jasa yang dihasilkan

adalah berbeda dari produk atau jasa sejenis

lainnya/tidak ada duanya/tidak bisa diulang (unik).

Kehadiran dari unsur-unsur yang berulang tidak

mengubah keunikan yang pokok dari pekerjaan

proyek itu.

Apakah Manajemen Proyek itu?

Adalah pengetrapan dari pengetahuan/knowledge,

keahlian/skills, “tools and techniques” pada

aktivitas-aktivitas proyek agar supaya persyaratan

dan kebutuhan dari proyek terpenuhi.

Diselesaikan melalui penggunaan proses seperti :

initiating, planning, executing, controlling&

Monitoring and closing, dengan berulang ulang

secara alami.

Manager proyek adalah seseorang yang

bertanggungjawab terhadap tercapainya tujuan

proyek.

Didalam mengelola pekerjaan pada proyek biasanya

memberikan perhatian pada :

Identifikasi persyaratan.

Penetapan pencapaian sasaran jelas dan dapat

dijangkau.

Keseimbangan kebutuhan Mutu, lingkup, waktu

dan biaya.

Espektasi dari perbedaan kebutuhan

Stakeholders.

Pengetahuan apa yang harus dikuasai

seorang Manajer Proyek?

Menjadi seorang Manajer Proyek dipersyaratkan

menguasai pengetahuan dan praktek lapangan dari

sembilan bidang keahlian “knowledge areas” sebagai

berikut:

1. Project Scope (Lingkup pekerjaan) Management,

2. Project Time (Waktu) Management,

3. Project Cost (Biaya) Management,

4. Project Quality (Mutu) Management,

5. Project Human Resource (Sumberdaya Manusia)

Management,

6. Project Communication(Komunikasi) Management,

What is a project?

According to PMBOK ( a guide to the Project

Management Body of Knowledge third Edition)

isued by PMI-USA is :

A project is a temporary endeavor

undertaken to create a unique product,

service, or result.

Temporary means that every project has a

definite beginning and a definite end.

Uniqueness is an important characteristic of

project deliverables. Example, many thousands

of office buldings have been developed, but

each individual facility is unique – different

owner, different design, different location,

different contractors, and so on.

What is Project Management?

Is the application of knowledge, skills, tools and

techniques to project activities to meet project

requirements.

Project management is accomplished through

the application and integration of the project

management processes of initiating,

planning, executing, controlling&

Monitoring and closing.

The project manager is the person responsible

for accomplishing the project objectives.

Managing a project includes :

Identifying requirements

Establishing clear and achievable objectives

Balancing the competing demands for

quality, scope, time and cost

Adapting the specifications, plans, and

approach to the diferent concerns and

axpectations of the various stakeholders.

What Knowledge Should A Project

Manager Master?

Become a Project Manager should be proficient

in the knowledge and practice of nine

knowledge areas as follows :

1. Project Scope Management,

2. Project Time Management,

3. Project Cost Management,

4. Project Quality Management,

5. Project Human Resource Management,

6. Project Communication Management,

25

7. Project Risk (Risiko) Management,

8. Project Procurement (Pengadaan) Management,

9. Project Integration (Integrasi) Management.

Isi dari masing-masing “knowledge Areas” tercantum

secara detail di dalam buku panduan “A Guide to

the Project Management Body of Knowledge” atau

PMBOK.

Apakah terdapat suatu standar untuk

Manajemen Proyek?

Terdapat beberapa standard ”de facto” yang telah

diterima secara lintas industri, baik secara nasional

maupun internasional.

Mereka yang ingin menguji kompetensinya

dalam bidang Manajemen Proyek dapat mengacu

pada :

1. The Project Management Body of

Knowledge (PMBOK ©). Standar ini telah

diterbitkan dan menjadi milik dari The Project

Management Institute (PMI- USA), standar ini

dipakai oleh banyak Negara di dunia, termasuk Asia

Tenggara dan Australia. IAMPI sendiri telah

menetapkan dokumen ini sebagai panduan tentang

metodologi Manajemen Proyek.

2. The National Competency Standard for

Project Management (NCSPM). Standar ini telah

disahkan pemakaiannya secara umum di Australia

dan telah ditetapkan penggunaanya sebagai standar

minimum untuk proses sertifikasi sebagai seorang

professional oleh “the Australian Institute of Project

Management (AIPM) dan Ikatan Ahli Manajemen

Proyek Indonesia (IAMPI)

Mengapa suatu organisasi

membutuhkan Manajemen Proyek?

Karena mengandung suatu methodologi

manajemen proyek yang bermanfaat untuk :

1. Memenuhi kebutuhan dari proyek dan

pelanggan.

2. Meniadakan “reinventing the wheel” dengan

cara melakukan standarisasi dari pekerjaan

proyek yang repetitip.

3. Mengurangi jumlah pekerjaan yang mungkin

terlewati.

4. Menghilangkan duplikasi pekerjaan.

5. Mengendalikan schedule, budget, dan

sumberdaya (resources) proyek.

6. Memaksimalkan pemakaian sumberdaya

(resources).

7. Project Risk Management,

8. Project Procurement Management,

9. Project Integration Management

These knowledge areas are further described in

PMBOK®. “A Guide to the Project Management

Body of Knowledge”

Are there any standard for Project

Management?

Yes, there are some “de facto” standards that

have been accepted across many industry, both

nationally and internationally.

Individuals who wish to demonstrate their

competence in the field of Project Management

can draw upon two standards:

1. The Project Management Body of Knowledge

(PMBOK). This standard has been published

and becomes the property of PMI-USA, this

standard is used by many countries in the

world, including South East Asia and Australia.

IAMPI itself has stipulated this document as

manual on Project Management Method.

2. The National Competency Standard for

Project Management (NCSPM). The use of

this standard has been legalized in general in

Australia and its use has been decided as

minimum standard for certification process as a

professional by “the Australian Institute of

Project Management (AIPM) and Indonesian

Society of Project Management Professionals

(IAMPI).

Why Do Organizations Need

Project Management?

Project Management techniques contributes to:

1. Meeting customer requirements or needs

2. Eliminating "reinventing the wheel" by

standardizing repetitive project work

3. Reducing the number of tasks that could be

overlooked

4. Eliminating duplication of effort

5. Controlling project schedules, budgets, and

resources

6. Maximizing the use of resource

26

Industri apa saja yang mengetrapkan

manajemen proyek?

Berdasarkan riset di luar negeri maka “key industry

areas” yang terwakili didalam “The Project

Management Professional Association” adalah

sebagai berikut:

1. Telekomunikasi………………………………………10 %

2. Management systems……..........…………… 6 %

3. Konstruksi ……..…………………………………… 7 %

4. Information Technology (IT)………………… 10 %

5. Sofware/computers……………………………… 11 %

6. Lain-lain (berbagai industri, termasuk Banking

Manufacturing, military, industry dll)…… 56 %

Dari mana asal Metode Manajemen

Proyek itu?

Secara historis, Industri konstruksilah yang pertama

tama mengetrapkanya dan merupakan pengguna

utama dari metode ini. Biasanya orang

mengetrapkan metode manajemen proyek hanya

untuk proyek-proyek fisik atau yang nyata (tangible

project).

Dewasa ini makin banyak pihak yang telah

merasakan manfaat dari pengetrapan metode

manajemen proyek untuk proyek proyek yang non

fisik atau intangible seperti : restrukturisasi

organisasi, IT (information technology), e-business,

dsbnya.

Apa yang mungkin terjadi bila

manajemen proyek tidak ditrapkan?

Ciri akibat bila tidak mengetrapkan manajemen

proyek :

1. Target waktu/deadline tidak tercapai,

2. Pekerjaan yang harus diulang atau terjadi

duplikasi,

3. Budget/anggaran yang dilampaui,

4. Kemajuan proyek yang tidak jelas,

5. Konflik antara staf selama penugasan diproyek,

6. Kompetensi yang kurang dari anggota tim

proyek,

7. Perubahan lingkup proyek yang terus menerus,

8. Staf proyek mengetrapkan metode pengelolaan

proyek sesuai pengalaman dan selera sendiri

sendiri dan tidak ada standarisasi.

Which Industries Have Used

Project Management?

Based on research, the key industry areas

represented within the Project Management

Professional Association are as follows:

1. Telecommunication.............................10%

2. Management System………………………….6%

3. Construction.........................................7%

4. Information Technology......................10%

5. Software/Computers...........................11%

6. Other (various industries, including

Banking, Manufacturing, Military Industry,

etc)...................................................56%

What Is The Origin Of Project

Management?

Historically, the construction industry was the

major user. People used to apply project

management only for physical or tangible

projects.

Nowadays, more and more people get the

benefit in applying the project management

approach for non-physical/intangible projects

such as organization restructuring, IT

information technology, e-business, etc.

What Happens When Project

Management Is Not Used?

The following characteristic are some of the

consequences:

1. Missed deadlines

2. Work is redone or duplicated

3. Cost overruns

4. Unclear project progress

5. Staffing conflicts within project assignments

6. Lack of competence of the project team

members

7. Continuous change of project scope

8. Employees or staff show resistance and do

not "buy-in" to ongoing projects

27

Apakah ada badan/institusi yang

dapat melakukan sertifikasi PM di

Indonesia?

Terdapat dua asosiasi tenaga ahli yang dapat

melakukan sertifikasi untuk keahlian Manajemen

Proyek dengan menggunakan PMBOK :

1. Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia

(IAMPI)

dengan 3 kualifikasi yaitu:

1). Ahli Manajemen Proyek (qualified Project

Practitioner) bertindak sebagai anggota tim

proyek atau sebagai manajer proyek yang

mempunyai kompleksitas dan risiko rendah.

2). Manajer Proyek Madya, (Register Project

Manager) berlaku untuk mereka yang

menjabat sebagai manajer proyek untuk

proyek yang mempunyai kompleksitas dan

risiko sedang/moderat.

3). Manajer Proyek Utama, (Master Project

Director) berlaku untuk mereka yang

menjabat sebagai direktur proyek, dimana

ditekankan kemampuaan strategisnya, atau

untuk proyek yang mempunyai kompleksitas

dan risiko tinggi.

Diakreditasi oleh LPJKN (Lembaga

Pengembangan Konstruksi Nasional) untuk

Manajemen Proyek Konstruksi dan berlaku

secara Nasional. Sedangkan untuk

Manajemen Proyek Non Konstruksi

diakreditasi oleh BNSP (Badan Nasional

Sertifikasi Profesi).

2. Project Management Institute (PMI-USA)

dengan kualifikasi PMP (Project Management

Professional)

Apakah saya sudah Kompeten?

Ada 5 dimensi dalam mengukur Kompetensi

Seseorang

1). Kemampuan dalam tugas (task skill) The skills

to do particular tasks eg. To generate a Gannt

Chart.

2). Kemampuan mengelola tugas (task

management skill) The skills to plan and

organise a number of tasks eg. To identify

dependencies keeping in mind risks and project

constraints

3). Kemampuan mengatasi suatu masalah dengan

tepat (contingency management skill)

The skills to deal with irregularities,

breakdowns and problems with the work eg.

Resource allocation is insufficient, scope change

generated by the client

Is there any board/institution that

can perform PM certification in

Indonesia?

There are two associations of expert that can

perform certification for Project Management skill

by using PMBOK:

1. Indonesian Society of Project Management

Professionals (IAMPI) with 3 qualifications namely:

1) Qualified Project Practitioner (QPP) acts

as member of project team or project

manager having low complexity and risk.

2) Registered Project Manager (RPM) acts

for those who have position as project

manager for the project having

medium/moderate complexity and risk.

3) Master Project Director (MPD) applied for

those who have position as project manager

that his strategic ability is focused on, or for

the project having high complexity and risk.

Accredited by LPJKN (National Construction

services Development Board) for Construction

Project Management and applied nationally

(Indonesia) While for Non Construction Project

Management shall be accredited by BNSP

(National Board of Profession Certification

Standard).

2. Project Management Institute (PMI-USA)

with PMP qualification (Project Management

Professional) that is International standard.

Does I have competent?

There are the five dimensions of competence :

1) Task skill The skills to do particular

tasks eg. To generate a Gannt Chart

2) Task management skill The skills to

plan and organise a number of tasks eg.

To identify dependencies keeping in mind

risks and project constraints

3) Contingency management skill The

skills to deal with irregularities,

breakdowns and problems with the work

eg. Resource allocation is insufficient, scope

change generated by the client

28

4). Kemampuan menyesuaikan dengan lingkungan

kerja (job/ role environments skill)

The skills to fit in with the ‘scheme of things’ in

the workplace eg. Conflict within the actual

project management team regarding

responsibility and accountability

5). Kemampuan menerapkan Pengetahuan &

Ketrampilan pada konteks yang baru (transfer

skills). The skills to adjust and develop

knowledge and skills to suit new situations eg.

Generate a gannt chart for a different type of

project.

Apakah Saya Bisa Ujian IAMPI tanpa

harus mengikuti Training PMBOK?

IAMPI tidak mengharuskan mengikuti trainning

PMBOK sebelum mengambil Ujian, namun bisa

belajar sendiri atau mendapatkan bimbingan

bagaimana menggunakan Standar PMBOK atau

Kompetensi. Best practice dari industrinya yang

sudah mengetrapkan PMBOK mungkin sudah cukup

untuk Ujian IAMPI.

Saya sudah Lulus PMP, pada

kualifikasi apa saya bisa diterima di

IAMPI?

Pada dasarnya PMP adalah sertifikat yang

dikeluarkan oleh Project Management Institute (PMIUSA).

PMP (Project Management Professional) adalah

program sertifikasi bukan berdasarkan kompetensi,

hanya memiliki dua elemen yaitu

Knowledge/Pengetahuan dan Pengalaman.

Sebetulnya seseorang PMP belum bisa disamakan

dengan kualifikasi Manajer Proyek Madya IAMPI,

tetapi meskipun demikian dasar dari

knowledge/pengetahuan PMP sama dengan dasar

pengetahuan Manajer Proyek Madya IAMPI. Untuk

itu PMP dapat dikonversi langsung ke Manajer

Proyek Madya IAMPI.

4) Role environments skill The skills to

fit in with the ‘scheme of things’ in the

workplace eg. Conflict within the actual

project management team regarding

responsibility and accountability

5) Transfer skills. The skills to adjust and

develop knowledge and skills to suit new

situations eg. Generate a gannt chart for a

different type of project.

Can I take IAMPI examination

without take a sit on PMBOK

Training?

IAMPI does not force to take a sit on PMBOK

training before taking examination, but it can

learn or get guidance how to use PMBOK

standard or Competency. Best practice from its

industry that already implemented PMBOK is

probably sufficient for taking IAMPI

examination.

I have a "PMP" - does this qualify

me for the RegPM (IAMPI) award?

The PMP is the certification awarded by the

Project Management Institute (PMI-USA).

As the PMP is not a competencybased

certification program, It has two elements

- knowledge and experience. it does not

qualify a person for the RegPM IAMPI.

However, the knowledge base of the PMP is the

same as the knowledge base for the RegPM

IAMPI. The PMP therefore provides a strong

foundation for those undertaking and can be

converted to the RegPM IAMPI.

29

Apa perbedaan IAMPI dengan

HAMKI ?

IAMPI

Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia

IAMPI mengeluarkan Sertifikat Keahlian Manajer

Proyek pada sektor konstruksi dan Non

Konstruksi

HAMKI

Himpunan Ahli Manajemen Konstruksi

Indonesia

HAMKI mengeluarkan Sertifikat Keahlian Manajer

Konstruksi pada sektor konstruksi

What is the difference between

IAMPI and HAMKI?

IAMPI

Indonesian Society of Project Management

professionals.

IAMPI isued Professionals Project Manager

Certificate in Construction sector and Non

Construction

HAMKI

Indonesian Society of Construction

Management Professionals.

HAMKI isued Professionals Construction

Manager Certificate in Construction sector

Konstruksi Fisik

PM

Non Konstruksi

PM

Konstruksi Fisik

CM

PM

Non Construction

PM

Physical

Construction

Physical

Construction

CM

30

Kapan IAMPI mendapat Akreditasi

dari LPJKN ?

IAMPI adalah salah satu Pendiri dan Anggota LPJKN.

Terakreditasi pada tanggal 11 Desember 2002

dengan no. 78/KPTS/LPJK/D/XII/2002.

Apa bedanya Jasa Konstruksi dengan

Jasa Non Konstruksi?

Jasa Konstruksi menurut undang undang No. 18

tahun 1999 tentang jasa Konstruksi :

Adalah : Jasa Perencanaan

: Jasa Pelaksanaan

: Jasa Pengawasan

Sedangkan Jasa Non Konstruksi adalah Semua jasa

yang bukan pekerjaan Konstruksi termasuk yang

tidak nyata. Mulai dari tahap Ide/Konsep/ Feasibility

study, tahap Design/Planning, tahap implementasi,

tahap handover, tahap maintenance & Operation,

tahap upgrading/turnover dan disposal. Dan semua

melalui proses Initiating, Planning, Executing,

Monitoring & Controlling dan Closing yang berulang

pada phase/tahapannya.

Apa persyaratan mendirikan Cabang

IAMPI?

Sesuai anggaran dasar IAMPI pasal 2 ayat 2,

disetiap daerah tingkat I/Provinsi dapat dibentuk

suatu Cabang dengan ketentuan Bab X pasal 27

anggaran dasar ini dapat dibentuk Dewan dan

Badan Pengurus Cabang sekurang kurangnya terdiri

dari Ketua dan Wakil Ketua dewan pimpinan cabang

dan Direktur serta para Wakil Direktur badan

pengurus cabang. Dan sudah ada anggota IAMPI

minimum 10 anggota ditingkat Provinsi.

How IAMPI acredited by National

Construction Services Development

Board?

IAMPI is ones of as a founder and a member of

National Construction Services Development Board

(LPJKN). Having accredited on December 11,

2002, No. 78/KPTS/LPJK/D/XII/2002

What is the differences between

Construction Services and Non

Construction Services?

Construction Services, according to law No. 18 of

1999 concerning Construction Services shall be as

follows: Planning/Design Services: Construction

Contractor Services and Supervision Services

Meanwhile, Non Construction Services shall be any

services other than construction work includes the

intagible. Starting from idea/concept/Feasibility

study, Design/Planning, implementation, handover,

maintenance & Operation, upgrading/turnover and

disposal. And all of them through process :

Initiating, Planning, Executing, Monitoring &

Controlling and Closing repeatedly in its phases.

What are the requirements to

establish IAMPI Chapter?

According to IAMPI’s articles of association, article

2 paragraph 2, in every regional level I/Province, it

can be established a Chapter with the provision of

Chapter X article 27 of this articles of association, it

can be established Board and Chapter Management

Board at least consists of Chair and Vice Chair of

Chapter management board and Director as well as

Deputy director of Chapter management board.

And having minimum 10 IAMPI members in

Province level.